Clock By Blog Tips

Tuesday, March 27, 2012

Obama Ajak Rusia Kurangi Senjata Nuklir


Seoul - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama berjanji akan mengurangi senjata nuklir yang mereka miliki. Obama juga akan mengajak Rusia memangkas jumlah senjata pemusnah massal itu. Janji itu disampaikan Obama dalam Konferensi Keamanan Nuklir di Seoul, Korea Selatan, Senin.

    Obama akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia terpilih Vladimir Putin, Mei mendatang guna menindaklanjuti Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START) yang dicapai bersama Presiden Rusia terdahulu Dmitry Medvedev Februari 2011. Saat itu kedua negara sepakat memangkas jumlah senjata nuklir dari 2.200 menjadi 1.550 unit.

    Menurut Obama sudah ada kemajuan besar selama dua tahun terakhir untuk mengurangi ancaman keamanan dari material nuklir yang bisa dibentuk menjadi ribuan bom. Dirinya meminta 53 negara yang ikut serta dalam konferensi ini mampu meningkatkan upaya pelucutan senjata nuklir.

    "Dengan keberadaan 1.500 senjata nuklir dan 5.000 hulu ledak nuklir, AS memiliki banyak sekali senjata yang dibutuhkan," ucap Obama dalam pidatonya.

    "Saya yakin kami (AS) dapat menjaga keamanan dari AS beserta sekutunya dan memperkuat perlawanan atas ancaman apapun. Dan kami pun masih terus melakukan pengurangan atas senjata nuklir," imbuhnya.

    Pertemuan KTT Keamanan Nuklir kali ini berlangsung di tengah memanasnya situasi di Semenanjung Korea, setelah Korea Utara (Korut) mengumumkan akan segera meluncurkan satelit dengan menggunakan roket jarak jauh April mendatang.

    Pengumuman Korut itu mendapat kecaman oleh sejumlah negara. China yang selama ini diketahui sebagai sekutu terdekat Korut bahkan telah meminta negara itu untuk menahan diri dan mempertimbangkan kembali rencananya itu.

    Jepang yang khawatir tindakan Korut itu dapat mengancam stabilitas keamanan kawasan, bahkan telah mengeluarkan peringatan yang lebih keras. Pihaknya tidak segan untuk menembak jatuh roket-roket Korut jika diperlukan.

    Sejumlah negara menjadikan isu peluncuran satelit oleh Korut ini sebagai topik utama dalam pertemuan KTT Keamanan Nuklir di Seoul kali ini.

    Dalam pidatonya, Obama memuji langkah Ukraina yang dinilainya telah menepati janji terkait dengan penghapusan seluruh pengayaan uranium yang ada di negara itu.

    "Saya percaya bahwa ini adalah kemajuan yang telah kita hasilkan," ujar Obama.


Sumber : Suara-Karya

1 komentar:

ranjan said...

A very well-written post. I read and liked the post and have also bookmarked you. All the best for future endeavors
IT Company India

Post a Comment