Clock By Blog Tips

Monday, January 16, 2012

AS Mengerahkan 15.000 Tentara di Kuwait


Seperti Amerika Serikat terus ancaman perang terhadap Iran, Departemen Pertahanan yang baru-baru ini mengirimkan sekitar 15.000 pasukan ke Kuwait.

Akhir tahun lalu, Jenderal Marinir James Mattis diam-diam memenangkan persetujuan Gedung Putih untuk pengerahan ke negara kecil yang terpisah dari Iran dalam bentangan sempit di Teluk Persia.

Mattis mengatakan penyebaran bertujuan untuk memperhatikan Iran dan menjaga kesiapan AS atas ancaman di kawasan itu.

Pengerahan terbaru menambah kuat keberadaan pasukan pimpinan Amerika di wilayah tersebut di negara-negara seperti Afghanistan dan Irak.

Meskipun beberapa minggu telah berlalu sejak AS mengosongkan pasukannya dari Irak, dia masih memiliki kehadiran di daerah melalui kedutaan besarnya di Baghdad, di mana ribuan kontraktor militer bersenjata masih bekerja.

Juga akhir tahun lalu, AS melengkapi Uni Emirat dengan persenjataan canggih yang bertujuan akan mengganggu kegiatan nuklir bawah tanah.

Sementara itu, Angkatan Darat Iran menjatuhkan sebuah pesawat pengintai tak berawak AS yang telah menyeberang ke wilayah udara Iran dekat perbatasan dengan Afghanistan.

AS, Israel dan sekutu mereka menuduh Tehran mengejar program nuklir militer dan telah menggunakan tuduhan ini sebagai dalih untuk mempengaruhi DK PBB untuk menjatuhkan empat putaran sanksi terhadap Iran.

Berdasarkan tuduhan ini, mereka juga berulang kali mengancam Tehran dengan "pilihan" serangan militer.


Sumber : Islamtimes

0 komentar:

Post a Comment